Bagi Anda yang gemar membuat aplikasi berbasis Android, mungkin Anda sebelumnya merasa kerepotan dalam mendesain layout aplikasi yang Anda kembangkan. Nah, dengan kehadiran DroidDraw, pekerjaan yang merepotkan tersebut bisa diminimalisir, karena DroidDraw didesain sedemikian rupa sehingga memudahkan programmer dalam mendesain aplikasi Android.
Drag-n-drop merupakan salah satu fitur yang paling mengagumkan dari aplikasi ini. Dengan fitur ini, programmer hanya membutuhkan waktu sedikit untuk berimajinasi dengan mengandalkan tetikus di tangannya. Sebagai contoh, saya menggunakan DroidDraw dalam membuat aplikasi Pengiriman Data GET/POST Menggunakan Koneksi HTTP.
Jika desain sudah selesai dibuat, desain tersebut bisa langsung disimpan dalam format .xml, dan disimpan pada project Android yang tengah dikembangkan. Mari kita simak beberapa tampilan DroidDraw yang bisa menjadi senjata ampuh Anda dalam membuat aplikasi Android.
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Android. Tampilkan semua postingan
Rabu, 02 Februari 2011
5 Aplikasi Android Untuk Web Developer
Jika Anda sebagai web developer, terkadang Anda butuh untuk melakukan tes pada aplikasi yang dibuat, memperbaiki error, atau mengelola file secara remote pada saat Anda tidak berhadapan dengan komputer. Dengan menggunakan mobile device berbasis Android, Anda bisa melakukan tugas-tugas tersebut hanya dengan mobile device Anda.
Mungkin Anda pernah menggunakan beberapa extension dari Google Chrome, atau add-on dari Mozilla Firefox untuk memudahkan pekerjaan Anda. Nah, dengan kehadiran Android semakin melengkapi sistem bantu untuk Anda bekerja.
Berikut aplikasi yang dibutuhkan oleh web developer:
1. HTMLeditor
Aplikasi ini digunakan untuk membuat dan mengubah file HTML yang dikerjakan. HTMLEditor sangat sederhana, aplikasi yang ringan untuk membuat kode HTML, Javascript, dan CSS. Kode yang sudah dibuat bisa disimpan di SD card Anda, dan melihat pratinjau di mobile browser.
Mungkin Anda pernah menggunakan beberapa extension dari Google Chrome, atau add-on dari Mozilla Firefox untuk memudahkan pekerjaan Anda. Nah, dengan kehadiran Android semakin melengkapi sistem bantu untuk Anda bekerja.
Berikut aplikasi yang dibutuhkan oleh web developer:
1. HTMLeditor
Aplikasi ini digunakan untuk membuat dan mengubah file HTML yang dikerjakan. HTMLEditor sangat sederhana, aplikasi yang ringan untuk membuat kode HTML, Javascript, dan CSS. Kode yang sudah dibuat bisa disimpan di SD card Anda, dan melihat pratinjau di mobile browser.
Android: Custom AlertDialog
Dalam visual programming, Alert merupakan suatu komponen dasar, dimana aplikasi bisa berinteraksi dengan pengguna untuk menyampaikan informasi atau peringatan kepada pengguna mengenai proses yang sedang dijalankan. Oleh karena itu, di setiap bahasa pemrograman yang menyediakan visual programming, biasanya menyediakan komponen Alert.
Melalui artikel ini, saya ingin menjelaskan secara singkat mengenai Alert pada Android. Komponen Alert yang dapat digunakan di Android adalah kelas AlertDialog.
Coba simak kode program berikut:
Melalui artikel ini, saya ingin menjelaskan secara singkat mengenai Alert pada Android. Komponen Alert yang dapat digunakan di Android adalah kelas AlertDialog.
Coba simak kode program berikut:
OS Android 2.2 Froyo Siap ‘Tempur’
Mengikuti versi sebelumnya, OS Android 2.2 Froyo telah diluncurkan Google pada minggu ini, seperti yang telah dijadwalkan sebelumnya. OS besutan Google ini siap ‘tempur’ dipasaran mobile phone di seluruh dunia.
Dilihat dari segi performa, OS Android 2.2 Froyo siap bersaing dengan OS mobile phone yang lain, karena Froyo dianggap termasuk salah satu platform yang paling matang di kelompoknya. Fitur yang paling ditunggu-tunggu yaitu Flash 10.1 menjadi salah satu ‘senjata tempur’ Google dalam meluncurkan Froyo, meski saat ini masih versi Beta.
Sebut saja Javascript V8, yang menjadi ‘senjata’ lain Froyo yang disematkan pada browser barunya, yang memungkinkan kecepatan loading lebih tinggi untuk situs-situs yang mengandung javascript yang berat.
Yang cukup menakjubkan, performa CPU Froyo 5x lebih cepat dari pendahulunya, Eclaire. Memorinya pun terasa lebih lembut dalam proses switching aplikasi. Dari sisi kamera, Froyo menyediakan tombol kamera pada layar, yang memungkinkan penggunanya untuk pengaturan zoom, flash, white balance, geo-tagging, fokus, dan exposure. Bahkan, Froyo juga mampu mengoperasikan flash LED untuk cahaya pada rekaman gambar bergerak.
Pengguna juga tidak harus melakukan instalasi aplikasi on-board, tetapi bisa melakukannya di media penyimpanan eksternal, sebagai contoh SD Card.
Restore dan backup data merupakan fitur yang tak terlupakan oleh Froyo. Dengan dukungan fitur ini, pengguna bisa dengan mudah melakukan pengamanan pada mobile phone-nya. Perangkat Wi-Fi yang disediakan pun mampu menjadi hotspot untuk 8 perangkat lainnya. Pengguna juga dengan bebas berseluncur di internet dengan modem 3G yang disediakan OS Android versi terbaru ini.
Sumber : secangkirkopipanas.com
Dilihat dari segi performa, OS Android 2.2 Froyo siap bersaing dengan OS mobile phone yang lain, karena Froyo dianggap termasuk salah satu platform yang paling matang di kelompoknya. Fitur yang paling ditunggu-tunggu yaitu Flash 10.1 menjadi salah satu ‘senjata tempur’ Google dalam meluncurkan Froyo, meski saat ini masih versi Beta.
Sebut saja Javascript V8, yang menjadi ‘senjata’ lain Froyo yang disematkan pada browser barunya, yang memungkinkan kecepatan loading lebih tinggi untuk situs-situs yang mengandung javascript yang berat.
Pengguna juga tidak harus melakukan instalasi aplikasi on-board, tetapi bisa melakukannya di media penyimpanan eksternal, sebagai contoh SD Card.
Restore dan backup data merupakan fitur yang tak terlupakan oleh Froyo. Dengan dukungan fitur ini, pengguna bisa dengan mudah melakukan pengamanan pada mobile phone-nya. Perangkat Wi-Fi yang disediakan pun mampu menjadi hotspot untuk 8 perangkat lainnya. Pengguna juga dengan bebas berseluncur di internet dengan modem 3G yang disediakan OS Android versi terbaru ini.
Sumber : secangkirkopipanas.com
Android: Hello World!
Jika Anda tidak menggunakan Eclipse, tidak masalah. Anda bisa mempelajarinya disini.
Sebelum Anda memulai membuat aplikasi “Hello World”, Anda diharuskan untuk melakukan instalasi SDK Android dan plugin ADT terlebih dahulu. Anda bisa mengikuti langkah-langkah instalasi disini.
Membuat Project Baru
Langganan:
Postingan (Atom)